Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Anggar dan Tekadnya

 Ditulis oleh: Shelma Atira 〰️〰️ "Anggar, mukamu kenapa, Nak?" Abah menyambut kedatanganku dengan suram. Mukanya pucat pasi melihat keadaanku. Koran yang biasanya dia baca khidmat sampai tidak memperhatikan lingkungan sekitar diletakkannya pelan di atas meja, kala matanya menangkap kedatanganku dengan muka memar dihiasi darah. "Tadi habis jatuh, di jalan," jawabku seadanya, tidak tahu semestinya harus menjawab apa. "Anggar, jangan bohong!" Abah mendekat. Ruang tamu sepi itu membuat suara Abah jadi lebih terdengar menggelegar. Tangannya meraih sebelah pundakku, menatapku lekat. "Kamu habis bertengkar, kan? Mana ada jatuh sampai muka lebam begitu?! Abah tahu itu!" Aku mendesah, merasa tidak akan menang dari Abah karena beliau memang benar. Usai pulang sekolah, aku memang bertengkar dengan seseorang. Terlihat jelas dari tampilanku. Aku tak bisa mengelak dari Abah, pasalnya baju putih abuku juga sobek di beberapa bagian. "Kenapa, Bah?" ...