Manusia yang Kehilangan Dunianya
Ditulis oleh: Shelma Atira. Note: Cerita pendek ini diikutkan dalam kontes menulis Indonesiana.Id. Penulis mengupload cerita pendek ini di sini sebagai arsip. *** "Yesa, majalahnya bagus, ya!" Kenzo, anak laki-laki usia empat belas tahunan berteriak girang pada Yesa kecil sambil menunjukkan gambar bacaan majalah. Senyum Yesa kecil bertemuan dengan senyum Kenzo. Dua bersaudara yang terpaut usia lima tahun itu saling menyimak isi majalah dengan mata berbinar. Namun, semuanya tidak berjalan menyenangkan begitu saja. Seorang wanita dewasa datang merampas buku majalah itu, lantas meraih tangan Kenzo, anak laki-lakinya sambil memasang wajah murka. "Kenzo! Sudah berapa kali Mama bilangin jangan dekat-dekat sama Yesa! Barusan apa juga yang kamu tunjukin ke dia?! Majalah?! Yesa itu autis, mana bisa dia paham yang kamu tunjukkin! Mulai besok Mama bakal taruh Yesa ke panti asuhan khusus anak berkebutuhan khusus. Dia cuma jadi beban, Kenzo. Jangan dekat-dekat Yesa, dia cuma anak p...